Tugas Psikologi Kesehatan

Lingkungan yang bagaimana yang memenuhi kriteria PHBS?


Jawab :

PHBS adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, dari pengertian dapat kita simpulkan bagaimana lingkungan yang memenuhi kriteria tersebut. Lingkungan yang bersih dan sehat jelas banyak memiliki kriteria. Lingkungan yang memiliki kriteria PHBS singkatnya lingkungan yang bersih secara kasat mata dan tidak berbau, bukan hanya itu, lingkungan yang PHBS juga menyangkut masyarakat di dalamnya, lingkungan PHBS itu memiliki kriteria :

  • Setiap rumah warga memiliki jamban, fentilasi yang sesuai standar, tidak ada anggota keluarga yang merokok
  • Setiap rumah harus tersedia tempat sampah untuk di dalam dan di luar, yang di luar berfungsi untuk menampung sampah dari dalam sebelum diangkut oleh petugas kebersihan dan untuk menampung sampah milik orang yang lewat di sekitar lingkungan tempat kita tinggal
  • Lancarnya saluran – saluran air (selokan) dan septitank
  • Menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari – hari
  • Rutin memberantas jentik nyamuk dengan cara mengubur, menguras, dan menutup tempat yang memungkinkan untuk nyamuk dapat berkembangbiak
  • Selalu mengadakan kerja bakti setiap hari minggu pagi

Sarana apa yang menunjang dalam kesehatan di dalam lingkungan atau kawasan kesmas?


Jawab :

Sarana yang menunjang di dalam lingkungan adalah tersedianya tempat pelayanan – pelayanan kesehatan yang memadai seperti adanya posyandu, puskesmas, klinik dokter, rumah sakit, klinik gigi, dan lain – lain. Pelayanan tersebut dapat sangat membantu masyarakat untuk dapat terrus menjaga dan mengontrol kesehatannya.

Apakah kesehatan masyarakat di pegunungan lebih sehat dari masyarakat di daerah pesisir? Berikan alasannya


Jawab :

Menurut saya iya masyarakat di pegunungan lebih sehat dibandingkan masyarakat di pesisir, walaupun masyarakat di pegunungan lebih berisiko terkena gondok karena kurangnya yodium dalam tubuh tetapi lebih banyak efek positif jika kita tinggal di daerah pegunungan karena di daerah pegunungan banyak terdapat buah dan sayur yang masih segar, udara dan air di pegunungan masih asri karena faktor pencemar yang rendah, pada jaman dulu mungkin masyarakat di pegunungan masih suka membuang kotorannya dengan cara menguburnya di tanah tetapi fakta yang terjadi di jaman sekarang masyarakat pegunungan juga sudah memiliki jamban yang sehat, masyarakat pegunungan juga rendah risiko terkena paparan efek sinar UV meski daerah pegunungan lebih tinggi dibanding daerah pesisir karena daerah pegunungan lingkungannya sangat rindang akan pepohonan.

Sedangkan di pesisir menurut saya masyarakat pesisir rentan terkena penyakit kulit dan pernafasan karena kualitas air dan udara yang tidak bagus, hal tersebut disebabkan karena air di daerah pesisir cenderung memiliki kadar garam dan udaranya banyak tercemar oleh asap – asap yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, keadaan semakin memburuk karena tidak adanya pepohonan sebagai peresap polusi udara. Positifnya masyarakat pesisir mudah untuk mendapatkan sumber protein tetapi perlu diingat bahwa jika terlalu banyak mengkonsumsi hasil laut dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam darah meningkat, udara di daerah pesisir juga tidak segar seperti di pegunungan karena di pesisir udaranya terpapar bau tidak sedap seperti bau amis yang berasal dari tempat jual beli hasil laut.

Coba jelaskan program pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan contoh – contohnya?


Jawab :

Sekarang banyak program – program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakatnya contohnya :

  • Diadakannya car free day setiap hari minggu untuk mendorong masyarakat agar mau berolahraga karena di car free day banyak sekali kegiatan yang menyehatkan tubuh seperti bersepeda, senam, jogging, dan juga car free day bertujuan untuk mengurangi polusi kendaraan bermotor di perkotaan.
  • Adanya penghijauan jalan raya, dengan cara menanam pohon – pohon di pot sebagai alat resapan polusi udara.
  • Membuat taman kota, hal ini bertujuan sebagai alat resapan polusi juga sebagai tempat berekreasi untuk siapa pun.
  • Adanya posyandu dan posbindu di setiap pemukiman, hal ini bertujuan untuk mengontrol kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia. Dengan adanya posyandu dapat mencegah dan dapat mengobati segera jika ada yang memiliki masalah kesehatan, nantinya kader posyandu akan melapor ke puskesmas agar segara dapat diatasi.
  • Tersedianya mobil siaga yang bertujuan untuk mengantar masyarakat ke pelayanan kesehatan. Maka dari itu, mobil siaga harus siap sedia selama 24 jam non stop untuk mengantar masyarakat dalam kondisi apapun.
  • Menghimbau sekolah – sekolah untuk mengurangi penggunaan plastik dengan cara harus membawa tempat makan dan minum dari rumah yang bisa dipakai berkali – kali.
  • Gemar Ikan hal tersebut bertujuan agar semua masyarakat suka makan ikan yang mengandung banyak protein, sampai bayi juga harus diberi ikan agar otaknya dapat berkembang.
  • Adanya posyandu remaja yang bertujuan untuk mengontrol kesehatan para remaja yang dimulai dari umur 10 tahun
  • Pemeriksaan jentik nyamuk secara berkala yaitu 1 bulan sekali
  • Pemeriksaan IFA test di puskesmas secara gratis untuk wanita yang telah menikah yang bertujuan mendeteksini dini kanker serviks

Bagaimana bila suatu komunitas terjangkit penyakit masyarakat?


Jawab :

Penyakit masyarakat adalah suatu permasalah yang biasa terjadi di masyarakat, penyakit masyarakat berupa permasalahan – permasalahan sosial tetapi dari permasalahan sosial tersebut juga dapat merusak kesehatan jasmanai dan rohani. Contoh penyakit masyarakat yang sering terrjadi adalah penyalahgunaan NAPZA, tindak kriminaltias dan premanisme, perselingkuhan, perjudian, Pekerja Seks Komersil (PSK), minuman keras (mabok – mabokan), kenakalan remaja termasuk seks bebas, tawuran, geng motor, dan lain – lain. Jika suatu komunitas telah terjangkit penyakit masyarakat di dalamnya pasti sudah sangat mengkhawatirkan, karena hal tersebut banyak memiliki efek negatif untuk dirinya yang melakukan, masyarakat, maupun lingkungan sekitarnya. Contoh efek negatif :

  • Kasus seks bebas dan PSK dapat terjangkitnya penyakit kelamin, terinfeksi virus HIV yang akan menyebabkan penyakit AIDS, dan dikucilkan oleh masyarakat
  • Kasus geng motor, premanisme, kriminalitas, tawuran dapat terjerat kasus hukum karena telah merisaukan ketenangan warga sekitar, dapat merusak fasilitas – fasilitas umum, dan dapat menimbulkan korban jiwa
  • Kasus minum – minuman keras dapat terjerat kasus hukum, rusaknya organ dalam, hingga kematian
  • Kasus perselingkuhan dapat menimbulkan perbincangan – perbncangan negatif di sekitar tempat kita tinggal, dapat dicap sebagai orang yang selalu merasa tidak puas
  • Kasus perjudian dapat terjerat kasus hukum, terlilit hutang, depresi hingga dapat berbuat nekat yang membahayakan orang lain
  • Penyalahgunaan NAPZA dapat terjerat kassus hukum, overdosis, ketergantungan, terputusnya saraf – saraf otak

Semua hal tersebut terjadi karena individu yang melakukannya tidak memiliki iman yang kuat, tidak berpikir matang, dan ingin hidup senang secara instan. Orang – orang yang melakukan hal tersebut biasanya memiliki prinsip “Asal Senang” jadi apapun akan mereka lakukan untuk membuat dirinya bahagia tanpa memikirkan efek yang akan mereka dapat.

Bagaimana pencegahan penyakit masyarakat tersebut yang bisa memutuskan habitatnya?

Jawab :

Pencegahan penyakit masyarakat tersebut dapat dicegah dengan berbagai cara seperti memberikan penyuluhan – penyuluhan tentang kesehatan, memberikan penjelasan tentang efek –efek negatif yang akan terjadi, penertiban lingkungan yang telah menjadi tempat untuk orang – orang berbuat kegiatan yang dapat mengganggu ketenagan masyarakat oleh pihak berwajib, merazia tempat produksi barang haram (minuman keras), melakukan rehabilitasi untuk orang – orang yang telah positif ketergantungan NAPZA, membuka lapangan – lapangan pekerjaan, memberikan pendidikan moral, dan yang paling penting memberikan pendidikan agama sedari dini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *